Biomol – Replikasi DNA

Sambungan dari posting sebelumnya. Kali ini tentang replikasi DNA, tp secara overview jadi maaf kalo g lengkap. kalo ada salah mohon dikoreksi ya ^^

Replikasi DNA?

Ya penggandaan rantai DNA

 

Model Replikasi

Setelah dibuktikan secara eksperimental oleh Matthew Meselson dan Franklin Stahl hipotesis mengenai model replikasi DNA yang dipakai adalah semikonservatif.

Gimana semikonservatif itu? Menurut meodel replikasi ini setiap molekul untaian ganda DNA hasil replikasi akan terdiri dari 1 untai DNA induk dan 1 untai DNA baru. Untuk lebih jelasnya liat digambar ini:

Jadi DNA awalnya yang warnanya merah. Trus dibentuk untaian DNA baru yang warnanya biru. Jadi hasil transkripsi akhirnya selang-seling merah dan biru.

 

Komponen yang harus ada

Pada proses replikasi ada beberapa komponen vital yang harus ada:

  1. DNA template            : molekul DNA yang akan direplikasi
  2. Molekul nukleotida : komponen basa purin/pirimidin + deoksiribosa + fosfat = dATP, dTTP, dCTP, dan dGTP
  3. DNA polimerase       : enzim utama yang mengkatalisis polimerisasi nukleotida menjadi untaian DNA
  4. Enzim primase          : mengkatalisis sintesis primer untuk memulai replikasi DNA. Kalo di E.coli namanya primosom. Primer digunakan untuk menempelkan nukleotida pertama pada untaian DNA baru.
  5. Enzim Girase             : enzim topoisomerase yang memutar untaian DNA sehingga ketegangan pilinan menurun
  6. Enzim helikase          : untuk membuka untai DNA
  7. SSB                                : single stranded binding protein molekul protein yang menstabilkan untaian DNA yang udah kebuka biar g nutup lagi
  8. enzim DNA ligase    : untuk menyambung fragmen2 DNA

 

Proses Replikasi DNA

1. Pemisahan untaian DNA

Ada 3 enzim yang berperan : Helikase, girase (topoisomerase) dan SSB

Pemisahan untai DNA dimulai dengan enzim helikase yang memutus ikatan2 hidrogen yang nyatuin 2 untai DNA. Trus kalo pilinannya pertamanya terlalu kenceng ada enzim DNA girase yang motong sementara ikatan hidrogen pada salah satu / kedua untaian DNA trus diputer hingga ketegangan pilinannya berkurang.

Trus kalo SSB? Sesuai namanya SSB berperan untuk menjaga agar bagian DNA yang sekarang jomblo (single binded) supaya g berikatan lagi.

2. Pembentukan ‘garpu’ replikasi

Setelah kedua untai DNA kepisah dan ditahan oleh SSB, maka terbentuk struktur garpu replikasi.

ntr masing2 untai diberi nama : leading strand (arah replikasi searah ama pembukaan untai DNA) dan lagging strand (arah replikasi berlawanan arah ama pembukaan untai DNA)

3. Polimerisasi DNA

Replikasi DNA hanya dapat dimulai jika terdapat molekul primer. Molekul primer ini pada E.coli merupakan suatu kompleks protein yang disebut primosom yang terdiri atas enzim primase dan protein2 lain. Fungsi primer sendiri adalah untuk menempelkan nukelotida pertama pada untaian DNA baru. Nah kalo di lagging strand dia butuh primer lebih dari 1. Kenapa?

Seperti yg udah dijelasin sebelumnya kalo ntr pada replikasi ada 2 macam untai DNA:

  1. Leading strand : sintesis untaian DNA baru searah dengan pembukaan garpu replikasi , dilakukan tanpa terputus atau kontinu
  2. Lagging strand: sintesis untaian DNA berlawanan dengan pembukaan garpu replikasi, dilakukan secara tahap demi tahap (diskontinu) dan karenanya membentuk fragmen yang disebut okazaki fragmen

Kalo lagging strand kan arahanya berlawanan ama pembukaan garpu replikasi, sehingga polimerisasi untaian DNA baru bisa dilakuin kalo DNA cetakannya membuka seiring dgn membukanya garpu replikasi. Akibatnya si lagging strand akan disintesis secara diskontinu dan karenanya butuh primer lebih dari 1 untuk tiap fragmennya.

Proses polimerisasi DNA dikatalisis oleh enzim DNA polimerase III. Dimana DNA Polimerase III ini nanti beraksi di leading strand sekalian untuk ngoreksi kalo ada salah2/proof reading. trus kalo DNA polimerase III nyampe ke primer dia digantiin ama DNA polimerase I. Nah tugas DNA polimerase I ini lebih berat. Kenapa? Karena dia tugasnya selain untuk membentuk DNA baru, dia juga motong primer dan diganti dengan DNA trus jg ngelakuin proofreading. Kalo bahasnya pak Kus sih DNA polimerase I ini kaya ibu karena tugasnya lebih banyak dari ayah (DNA polimerase III) hehe

nih kalo lebih jelasnya pake gambar:

atau lebih jelas lagi video ini ^^

4. Penyambungan DNA pada lagging strand

Kan tadi pada lagging strand dia bentuknya fragmen2. nah walau RNA disana udah diubah ama DNA polimerase I jadi DNA, fragmen2 disana masih belum nyambung satu sama lain. Trus karenanya ada enzim DNA ligase yang kemudian merekatkan fragmen2 tersebut.

5. Terminasi Replikasi

 

Proofreading

Proofreading merpakan sistem koreksi pembacaan yang dilakukan oleh DNA polimerase III dan DNA polimerase I. DNA polimerase III akan memotong nukleotida yang salha tersebut dengan aktivitas eksonuklease 3′ -> 5′

 

About denikrisna

An ordinary boy. a future pharmacist

Posted on Oktober 28, 2010, in Biologi Molekuler and tagged . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. bagus.. terima kasih atas infonya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: