Rokok elektronik, apakah se’aman’ labelnya?

Tentu hampir smua orang udah mendengar tentang rokok elektronik kan? Rokok yang mempromosikan dirinya sebagai rokok “sehat” , rokok untuk berhenti “merokok” (yg ini slogan yg aneh) dan macem2 slogan lain yg intinya meyakinkan masyarakat bahwa rokok elektronik ini tidak seperti rokok konvensional. Benarkah begitu?

Rokok Elektronik

Elecronic Nicotine Delivery Systems (ENDS), a new trend of getting lower risk of smoking

Tren rokok elektronik ini g hanya di Indonesia yg notabene emang penghasil rokok terbesar. Namun juga ada di seluruh belahan dunia. Alasannya? Karena para perokok tergiur akan iming2 label “sehat”. Selama ini para perokok tau bahwa rokok sahabat mereka suatu saat akan berbalik menyebabkan penyakit bagi mereka. Karenanya mereka mencari sahabat lain dengan kepuasan sama namun lebih aman.

Selain adanya label sehat, para penjual dan produsen rokok elektronik dengan bangga menyatakan bahwa rokok mereka telah mendapat sertifikat nasional dan internasional yang nyatanya hanya nonsense.

What makes it different with the conventional one?

Rokok elektronik digembar-gemborkan beda dengan rokok lama. Salah satu alasannya karena rokok ini lebih irit di kantong (kata mereka) karena tidak perlu beli rokok baru bila habis, namun cuma isi ulang. Apa yang perlu diisi ulang? Ya bahan di dalem rokoknya yg g lain g bukan dan g beda dengan rokok konvensional = nikotin. Prinsipnya rokok elektronik merupakan evaporizer yang mengubah nikotin cair tsb jadi uap yg dihisap oleh pemakai. Tapi yg jadi beda cuma si rokok elektronik ini hanya menimbulkan asap bagi pemakai (active smoker) sementara orang lain g akan kebagian asapnya.

Jadi kesimpulannya sama aja isinya nikotin. Trus label sehatnya darimana? Padahal efek nikotin itu sendiri g ada yg baik. Selain adiksi yang bikin kanker (kantong kering karena ketagihan beli) juga bersifat karsinogenik yg bikin kanker beneran!

International dan National “Certification”

Kenapa saya pake tanda petik pada kata certification? Karena apa yang disampaikan oleh para produsen dan penjual adalah nonsense atau BOHONG BELAKA!

Indonesia

Menurut Dr Danardi Sosrosumihardjo, SpKJ, Direktur Pengawasan NAPZA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sampai sekarang BPOM belum pernah mengeluarkan sertifikat keamanan dari rokok elektronik. Bahkan rokok ini belum didaftarkan di BPOM! Nah kalo belum didaftarkan kan berarti ini produk ilegal dan keamanannya siapa yang mau jamin?

United States

Penelitian yg dilakukan FDA -semacam BPOMnya amrik- menyatakan bahwa kandungan nikotin yg ada di rokok elektronik g sesuai ama yg ada di label. Padahal perbedaan tulisan kandungan dalam label bukan masalah sepele. Karena hal ini menyangkut dosis nikotin yg masuk ke tubuh. Bagaimana bila dosisnya terlalu besar dan mencapai dosis letal (kematian)?

Selain itu di beberapa rokok elektronik yang mencamtukan “TIDAK MENGANDUNG NIKOTIN” setelah diteliti ternyata isinya juga nikotin ckckck

WHO

Nah ini salah satu yg kata para produsen memberi mereka sertifikat keamanan. Trus apa bener? Salah satu klaim dari rokok ini kan membantu untuk menghentikan kecanduan merokok. Biasanya untuk terapi menghentikan kecanduan rokok bisa digunakan nikotin juga dalam dosis yg kecil, atau dengan obat2an seperti Varenicline tartrate. Lalu bagaimana tanggapan WHO? WHO sendiri pada September 2008 telah menyatakan bahwa mereka tidak menyetujui penggunaan rokok elektronik untuk alat berhenti merokok (Artikel dari website who bisa di klik disini). Trus pada 6-7 Mei 2010 WHO juga menyatakan bahwa produk tersebut belum melalui pengujian yang cukup untuk menentukan apakah aman dikonsumsi.

Now it’s your decision

Setelah tau fakta2 di atas apa anda mau untuk mengonsumsi barang yg keamanannya bahkan belum diakui oleh WHO? FDA dan BPOM? Memakai produk ilegal? Produk yg mencantumkan banyak kebohongan di labelnya?

Apapun sikap yg akan anda lakukan itu kembali ke individu masing2. Jika anda tetap bersikukuh untuk memakainya saya sendiri secara pribadi mengembalikannya kepada anda karena saya sudah memberi tahu apa rokok elektronik itu. Produk ini bisa sebagai produk yg tidak meracuni orang2 di sekeliling anda, dan jika anda ingin meracuni diri anda sendiri terserah anda🙂

 

About denikrisna

An ordinary boy. a future pharmacist

Posted on November 1, 2010, in Kesehatan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: