Kencing(nya) manis

nyicil sebelum uas.

Glucose

Seperti kita tau glukosa memegang peran vital dalam homeostasis tubuh kita.  Why? Glukosa merupakan sumber energi bagi tubuh kita (inget kan siklus kreb?).

Tapi segala sesuatu kan harus sesuai proporsinya, ada batas tertentu bilamana lebih/kurang dari jumlah tersebut akan ada efek sampingnya. Termasuk juga glukosa dalam tubuh kita.

Jika kadar glukosa dalam tubuh kita kurang dari normal, penyakitnya disebut hipoglikemia

Kalo lebih? ada juga penyakitnya, yg kita kenal sebagai hiperglikemia, ini yang kita bahas ya karena ini yg ada di praktikum hhe

Diabetes Mellitus

meminjam (lebih tepatnya copy paste) dari buku praktikum:

diabetes mellitus merupakan sekumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi normal.

Batas normalnya emang berapa? kalo menurut ISO Farmakoterapi, penderita didiagnosis menderita diabetes melitus apabila kadar glukosa puasa > 126 mg/dL atau pada 2 jam setelah makan > 200 mg/dL.

Ini merupakan salah satu penyakit paling berhaya karena berkaitan dengan gangguan metabolisme energi. Kalo metabolisme energi terganggu metabolisme sel juga kan?

Gejala


bisa liat di gambar di atas😛 secara umum emang gejala umumnya:

  1. haus
  2. banyak kencing
  3. badan lemas
  4. berat badan turun
  5. pandangan kabur

Penyebabnya?

Bisa terjadi karena:

  1. penurunan sekresi insulin
  2. penurunan sensitivitas insulin / resistensi reseptor insulin
  3. atau keduanya

Dengan adanya penurunan sekresi insulin / resistensi maka g ada yg ngrubah glukosa jadi glikogen dong. Sehingga glukosa yg kita dapet dari makanan akan tetap tinggal di darah. Bahkan bisa keluar lewat urin jg, urinnya jadinya manis karena mengandung glukosa itu. (As I said before dont try to taste yours :P)

Insulin

merupakan protein kecil yang disintesis dan disekresi oleh sel β pankreas yang terdapat pada Langerhans islets.

Sekresi insulin terutama dipengaruhi oleh kadar glukosa darah. Bila kadarnya naik, sel β akan mensekresi insulin. Efek-efek fisiologis dari sekresi insulin adalah menaikkan penguraian glukosa, menaikkan pembentukan glikogen dalam hati dan otot, mencegah penguraian glikogen, menstimulasi pembentukan protein dan lemak dari glukosa

seperti gambar di atas, insulin membawa glukosa dari darah ke dalam sel. glucose is UNABLE to enter the cell WITHOUT insulin.

Wah berarti kerja insulin itu vital sekali kan? kalo glukosa g bisa masuk ke dalam sel, berarti sel tidak bisa menghasilkan energi.

Klasifikasi diabetes mellitus

Diabetes mellitus tipe I

terjadi pada 10% kasus diabetes.  Nah diabetes yang satu ini diderita oleh anak2 atau pada awal masa dewasa.  disebut Juvenil onset diabetes.

DM tipe I terjadi akibat kerusakan sel β pankreas akibat autoimun. Autoimun itu menyebabkan infiltrasi dari limfosit yang menyebabkan rusaknya sel β pankreas. Bisa juga sel β pankreas dirusak oleh toksin, virus, kanker pada pankreas maupun faktor genetik. Akibatnya pankreas menjadi gagal merespon masuknya gula.

Karena kerusakan pada sel β pankreas maka insulin dihasilkan sedikit atau bahkan tidak dihasilkan.

Penderita sangat tergantung pada insulin eksogen yang diberikan melalui injeksi.

Diabetes mellitus tipe II

terjadi pada 90% kasus diabetes. Wow! Biasanya diderita oleh orang dewasa yang sudah mengalami degenerasi sel. karenanya sel β pankreas pun kemampuan untuk menghasilkan insulinnya akan menurun seiring usia. disebut juga Adult onset diabetes

Nah sel β pankreas penderita masih berfungsi, namun tidak efektif. karena usianya yg mulai sepuh maka produksi insulin akan menurun.

Atau bisa juga seperti gambar di bawah ini:

Nah ada (banyak) juga penderita yang diakibatkan karena obesitas+males olahraga+gen dari orang tua. karenanya tubuh akan butuh insulin ekstra tapi karena jaringan lemaknya yang terlalu fantastis  maka pankreas juga bisa rusak. Terjadi resistensi insulin. Hasilnya? Penderita butuh insulin ekstra namun pankreas tidak dapat menyediakannya -> terjadilah diabetes tipe 2

Diabetes disebabkan oleh faktor lain

misalnya gangguan endokrin pada sindrom Cushing, pankreatitis atau karena obat

Komplikasi

Komplikasi mikrovaskuler berupe retinopati, neuropati dan nefropati

Komplikasi makrovaskuler berupa penyakit jantung kroner, stroke dan penyakit vaskuler periferal

Obat diabetes mellitus

Derivat sulfonilurea

Mekanisme kerja: Obat jenis ini menyebabkan hiperpolarisasi dengan menutup kanal ion K+. Menutupnya kanal ion K+ memacu terbukanya kanal ion Ca2+.  sehingga Ca2+ dari luar sel masuk ke dalam sel, terjadi peningkatan kadar Ca2+ dan pelepasan insulin.

Obat jenis ini hanya efektif bila sel beta pankreas masih berfungsi (untuk DM tipe 2)

Pembagian

1. Obat Masa kerja singkat (6-12 jam)

Tolbutamid

Glukodion

2. Obat Masa kerja menengah (+ 15 jam)

Glibenklamid

Gluklomida

Glipizida

3. Obat Masa kerja panjang (+ 70 jam)

Klorpropamid

Peringatan: penggunaan hati2 pada pasien usia lanjut, gangguan fungsi hati dan ginjal

Efek samping: Hipoglikemia (penurunan gula darah di bawah normal)

Biguanid

Mekanisme kerja: Obat golongan Biguanida bekerja dengan cara menghambat penyerapan gula di dalam usus. Resiko terjadinya hipoglikemia lebih kecil daripada obat sulfonilurea.

Menghambat glukoneogenesis

meningkatkan penggunaan glukosa di jaringan

meningkatkan sintesis glikogen (glikogenesis)

Obat:

Metformin

Fenformin

Glucovance (kombinasi dari metformin + glyburide)

α-Glucosidase Inhibitors

Mekanisme kerja: menghambat enzim α glukosidase yang terdapat di dinding usus sehingga mencegah penguraian sukrosa dan karbohidrat kompleks dalam usus halus. sehingga menghambat penyerapan karbohidrat.

Obat:

Acarbose

Myglitol

Hormon Insulin

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya kalo penderita DM terutama DM 1 membutuhkan insulin eksogen (dari luar tubuh).

Cara pakenya?

kalo peroral maka insulin akan dirusak oleh enzim pepsinogen di lambung.

kalo per intra vena maka akan cepat dieliminasi

karenanya diberikan secara subkutan. karena pembuluh darah di bawah kulit sangat sedikit sehingga proses absorpsi jadi lambat dan efek obat lebih lama.

Nah, insulin yang beredar sekarang ada beberapa macem berdasarkan lama durasinya. Pada dasarnya dikontrol oleh ukuran dan komposisi kristal.

Berdasarkan daya kerjanya, hormon insulin dibedakan menjadi:

1. Insulin dengan masa kerja pendek (2-4 jam) : reguler insulin dan actrapid

2. Insulin dengan masa kerja menengah (6-12 jam) : Monotard dan NPH

3. Insulin dengan masa kerja panjang (18-24 jam): PZI (Protamin Zink Insulin) dan Monotard Ultralente

About denikrisna

An ordinary boy. a future pharmacist

Posted on Desember 27, 2010, in Farmakologi. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. mantap den,, blog mu selalu menarik buat dibaca.

  2. isinya pelajaran melulu humor dikit dong
    hphoho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: