Hipertiroidisme

Halo! Jadi kali ini mau sedikit share sekaligus curhat sedikit tentang hipertiroidisme dari penderita hipertiroidisme sendiri yang akan menulis skripsi tentang hipertiroidisme uhuk.

Tiroid si kupu-kupu cantik

anatomy

letak kelenjar tiroid

Sesuai sub judul, yang manakah kelenjar tiroid dari gambar di atas? Yap yang bentuknya kaya kupu-kupu. Letaknya di leher, bagi yang berjakun letaknya di bawah jakun.  Dalam ngelaksanain tugasnya kelenjar tiroid produksi hormon tiroid berupa T4 (tiroksin) & T3 (triiodotironin).

kelenjar tiroid & paratiroid

Disana dia gak sendirian, dia ditempeli sama empat buah kelenjar paratiroid. Nah kalo kelenjar paratiroid yang dihasilin namanya parathyroid hormone atau biasa disingkat PTH. Di post ini yang dibahas tiroid dulu eapz.

Kerja si Tiroid

HPT

HPT-axis

Untuk melakukan kerjanya ini si kelenjar tiroid gak sendirian! Dia dibantu oleh hipotalamus, hipofisis (pituitary) & dirinya sendiri tiroid dalam satu rangkaian HPT-axis (Hypothalamus-Pituithary-Thyroid Axis). Mereka bertiga bahu-membahu dalam mengontrol tiroid baik memacu jika dibutuhkan maupun mengurangi hormon tiroid sesuai kebutuhan tubuh.

Secara ringkas gambaran HPT-axis kaya gini:

regulasi hormon tiroid

1. Hipotalamus tugasnya produksi TRH (Thyrotropin Releasing Hormone)

2. si TRH ini akan memacu hipofisis / pituitary produksi TSH (Thyroid Stimulating Hormone)

3. si TSH dibawa aliran darah nyampe ke kelenjar tiroid dan akan mendarat di reseptor TSH. Akibatnya si kelenjar tiroid akan produksi hormon tiroid.

4. Lah darimana asalnya hormon tiroid ini? Hormon tiroid dibuat dengan bahan baku iodine dan dibuat di tiroglobulin di kelenjar tiroid. Prosesnya dijelasin ntar.

5. Hormon tiroid yang aktif ada 2 bentuk : T4 (Tiroksin) dan T3 (Triiodotironin). Kedua hormon ini yang dilepas ke aliran darah.

6. Eits di darah kedua hormon ini tak berdaya karena banyak diikat oleh protein-protein di darah (anggep aja hormon tiroid ini cowok-cowok yang baru keluar dari warung di sunmor langsung dikejar-kejar sama segerombolan banci). Protein-protein yang ngiket T3 & T4 itu ada 3: Thyroxine-Binding Globulin (TBG), Transthyretin (TTI) dan albumin.

7. Sebagian besar hormon tiroid tak berdaya diikat oleh protein-protein tersebut dan tersisalah segelintir mereka yang disebut free T3 & free T4. Hormon tiroid dalam bentuk bebas (free) inilah yang bisa jalan-jalan ke aliran darah, ngiket thyroid receptor (TR) dan menghasilkan efek biologis. Yang lebih kuat efeknya: T3

8.  Trus apa maksud tanda negatif (-) di skema atas? Itu berarti ada negative feedback yang berjalan. Maksudnya jika kadar hormon tiroid berlebihan maka tubuh akan berusaha menguranginya dengan jalan memerintahkan hipotalamus untuk produksi TRH lebih sedikit sehingga hormon tiroid yang diproduksi nantinya lebih sedikit. Sebaliknya kalo kadar hormon tiroid di darah kecil bangedz maka si hipotalamus akan menambah produksi TRH sehingga hormon tiroid nantinya juga bertambah.

Produksi hormon tiroid

I’ll try to sum up the whole process into several major steps, untuk mempermudah membayangkannya liat skema di bawah

1. Bahan utama sintesis hormon tiroid : Iodine!

2. Jadi bagaimana cara dapetnya iodine? Dengan bantuan pompa Na+/I- simporter dimana iodine masuk barengan natrium ke dalam folikel kelenjar tiroid

3. Enzim yang berperan: tiroid peroksidase

4. Enzim di atas berfungsi dalam menyatukan iodine dan tiroglobulin di koloid. Ngomong-ngomong tiroglobulin disintesis di dalam retikulum endoplasma sel kelenjar tiroid.

5. Tada! Terbentuklah hasil penggabungan iodine + tiroglobulin: monoiodotirosin (MIT) yang punya 1 iodine & diiodotiroisin (DIT) yang punya 2 iodine (gak ada di gambar).

6. Trus untuk pembentukan T3 dari jogres MIT + DIT (logikanya T3 kan iodinenya 3, berarti dibentuk dari MIT yang punya 1 iodine + DIT yang punya 2 iodine). Sementara pembentukan T4 dari 2 DIT (T4 iodinenya 4, dibentuk dari 2 DIT yang masing-masing punya 2 iodine).

7. Setelah itu si T3 & T4 disimpan di dalam vesikel hingga dilepaskan jika ada perintah dari TSH yang gandeng TSH-reseptor.

Hipertiroidisme

Sesuai namanya, Hiper- lebih & Tiroid– tiroid, hipertiroidisme berarti terdapat kelebihan hormon tiroid di tubuh.

Gejala

Karena kerja si hormon tiroid itu banyak di tubuh maka gejala yang nampak juga banyak, di antaranya:

  1. Intoleransi panas, dengan kata lain gak bisa kedinginan. Karena basal metabolic rate meningkat, otomatis produksi panas tubuh juga meningkat. Kalo di Indonesia ini gak begitu keliatan karena di sini emang panas, tapi kalo di negara empat musim penderita hipertiroid bakal gak kedinginan di tengah musim dingin sementara yang lainnya pake pakaian lapis-lapis.
  2. Keringetan berlebihan, udah kepanasan mulu gak bisa kedinginan pake sering keringetan walau pake AC.
  3. Nafas tersengal-sengal.
  4. Denyut jantung meningkat.
  5. Gelisah, gugup, gak nyante.
  6. Selalu laper, nafsu makan meningkat tapi berat badan turun.
  7. Frekuensi BAB meningkat.
  8. Susah konsentrasi makanya males belajar hahaha.

Jadi dari yang apa dirasakan sendiri gampangnya adalah bayangin aja kondisi waktu olahraga. Ngos-ngosan, deg-degan, keringetan ya seperti itulah rasanya jadi penderita hipertiroid hahaha.

Etiologi

Penyebabnya macem-macem termasuk kanker tiroid juga, tapi menurut American Thyroid Association dan American Association of Clinical Endocrinologists bentuk paling umum hipertiroidisme di dunia ada 3:

1. Graves’ Disease

Pada penderita Graves’ Disease ada suatu senyawa yang bisa nggandeng reseptor TSH! Nama bekennya: Thyroid Stimulating Antibody (TSAb).  Nah kan aktivasi reseptor TSH kan sama dengan memacu produksi hormon tiroid, di sini juga gitu. Adanya aktivasi reseptor TSH oleh TSAb juga memicu pelepasan hormon tiroid. cinta itu buta men! hormon tiroid diperdaya oleh seseorang yang selama ini dia kenal😦
Karena tingginya kadar hormon tiroid, si HPT-axis ini tidak tinggal diam! Negative feedback berusaha berjalan dengan cara hipofisis menekan produksi TSH. Namun apadaya karena yang bikin tingginya hormon tiroid bukan TSH tapi TSAb jadi tetep aja gak ngefek.

Tapi secara estetika, orang yang terkena Graves’ Disease kegantengan/kecantikannya gak terpengaruh. Karena gak ditemukan adanya benjolan di leher. How lucky I am :”)

Tapi pada beberapa orang ditemukan gangguan di mata, jadi kaya membelalak seperti membesar (naudzubillah).

2. Toxic Adenoma

Beda dengan Graves’ Disease, di sini gak ada TSAb yang sok-sokan ngiket reseptor TSH. Tapi di sini terjadi pembesaran kelenjar tiroid. Pembesaran kelenjar tiroid ini menyebabkan produksi hormon tiroid juga meningkat. Penyebabnya kebanyakan karena adanya mutasi genetik. Oia disini yang dimaksud adenoma bukan pembesaran karena kanker (karsinoma). Pada pasien hipertiroidisme dengan etiologi ini ditemukan adanya benjolan berupa nodul.

3. Toxic Multinodular Goiter

Hampir sama kaya toxic adenoma cuma di sini benjolan (nodul) nya lebih dari satu. Penyebabnya utamanya karena defisiensi iodine. Maaf gak nemu gambar yang sesuai & nyaman untuk dilihat, kalo penasaran silakan buka google sendiri.

Diagnosis

Untuk tau kena hipertiroidisme nggaknya ada beberapa cara:

1. Palpasi (raba-raba)

palpasi

Percayalah ini bukan gambar orang lagi dicekek. Palpasi berarti meraba adanya tonjolan nodul di leher yang menandakan adanya toxic adenoma atau multinodular, kalo Graves’ disease gak ada nodul yang bisa diraba karena emang gak ada.

Ini ada panduan dari American Association of Clinical Endocrinologists (AACE) cara untuk ngeraba-raba cek ada nodul gaknya di kita sendiri:

thyroid

2. TSH

Ini pemeriksaan gold-standar karena semua penderita hipertiroid (kecuali pada hipertiroidisme karena peningkatan TSH) kadar TSH darahnya pasti rendah. Why? Karena negative feedback! Tubuh berusaha sekuat tenaga menurunkan kadar hormon tiroid dengan cara tersebut. Ceknya pake darah di lab.

3. free T3 & T4

Namanya juga peningkatan hormon tiroid berarti kadar hormon tiroidnya dicek. Tapi yang umumnya diperiksa adalah yang bentuk bebas (free) karena yang berefek biologis mereka. Ceknya pake darah di lab. Buat penderita hipertiroidisme tiap bulan mesti cek ini buat ngeliat keberhasilan terapi.

4. TSAb

Ini buat ngeliat apakah pasien terkena Graves’ Disease, cuma kalo di Indonesia harganya masih mahal sekitar 600 ribuan.

5. USG

Yep USG, tapi ini dipakenya di leher dan dioperasikan sama dokter spesialis radiologi. Dulu pas periksa dokternya ketawa2 trus pas ditunjukin aku gak ngerti maksud angka-angka itu apa hahaha. Intinya sih dari sini bisa tau struktur kelenjar tiroid & adanya nodul.

6. Scintiscanning

Pake iodine radioaktif atau technetium, tapi karena pemeriksaan lainnya lebih akurat jadi udah bukan rekomendasi pemeriksaan pertama.

7. Fine Needle Aspiration Cytology (FNAC)

pada prosedur ini diambil sampel sel kelenjar tiroid. Caranya? Pake jarum yang super tipis trus ditusukin ke leher. Abis itu sampelnya dianalisis. Pemeriksaan ini direkomendasikan bagi pasien dengan toxic adenoma atau multinodular.

 

Pengobatan

pengobatan hipertiroid punya satu tujuan: EUTHYROID!
(kadar hormon tiroid normal)

pengobatannya ada 3 macem:

1. Obat anti tiroid

obat anti tiroid yang banyak dipake sekarang ada 2: Propylthiouracil (PTU) dan Methimazole (MMI)

Keduanya dari golongan yang sama yaitu thionamide dan sama-sama mencegah pembentukan hormon tiroid. Rangkuman pemilihan & perbedaannya:

1.) Lini pertama rekomendasi ATA/AACE : MMI kecuali pada ibu hamil trimester pertama

2.) Pada ibu hamil trimester pertama MMI diganti PTU karena MMI punya efek teratogenik. Selain itu ikatan PTU dengan albumin lebih besar dan kurang lipofil dibanding MMI sehingga kemungkinan tertransfer plasenta lebih kecil.

3.) Durasi MMI lebih panjang sehingga bisa dipake 1x sehari, kalo PTU lebih pendek dan pemakaiannya bisa 3x sehari

4.) Efek samping hepatotoksik dan timbulnya rash pada MMI lebih jarang ditemui

5.) Keduanya bisa dipakai untuk mengobati hipertiroidisme hingga euthyroid atau sebagai persiapan thyroidectomy/RAI.

6.) PTU ada generiknya di Indonesia.

7.) Rasa PTU pahit gak enak super lengket di lidah.

8.) Pemberian obat diberikan hingga sekitar 2 tahun.

Namun demikian pasien ada kemungkinan untuk kambuh lagi jadinya walau udah bebas dari obat nantinya perlu kontrol tiap 6 – 12 bulan.

2. Radioactive Iodine (RAI)

Merupakan metode pilihan di Amerika dimana pasien dikasih iodine radioaktif dalam bentuk sirup atau kapsul.

Kontraindikasi bagi wanita hamil, mau hamil 6 bulan lagi, menyusui dan kanker tiroid.

Efek sampingnya: peningkatan hormon tiroid secara akut & perburukan gejala pada pasien Graves’ Disease sehingga pada beberapa pasien sebelum dikasih RAI perlu dibuat euthyroid dengan penggunaan obat anti tiroid.

3. Thyroidectomy

Merupakan operasi pengangkatan kelenjar tiroid, bisa berupa sebagian atau total.

Beberapa jurnal yang kubaca sih sekarang lebih menyarankan total thyroidectomy karena kalo subtotal bisa kumat lagi. Tapi kalo total thyroidectomy berarti kelenjar tiroid diangkat semua dan gak ada yg produksi hormon tiroid, jadinya pasien malah hipotiroid dan seumur hidup perlu minum obat pengganti hormon tiroid.

 

Sekian informasi tentang hormon tiroid dari penderita tiroid yang tetap tegar ini hahaha

tetap sehat jiwa & raga!

About denikrisna

An ordinary boy. a future pharmacist

Posted on Januari 6, 2013, in Kesehatan, Pharmaceutical Stuffs. Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. informasix menarik..
    seandaix smua dosen farmako ngajarx kaya’ gini..pasti sy dah pinter dari dulu..😉
    btw smg cpt sembuh..

  2. izin share di blog saya boleh nggak Boss ?

  3. ad g y hormon tiroksin buatan pabrik…. kira2 brapa harganya…. trimakasih

    • ada banyak merek dagang dari Synthroid alias tiroid sintesis..klo di Dubai sini mayoritas namanya euthyrox..yang 25 mikrogram isi 28 pil cman 3 dirhaman ( sekitar 6000 rupiah).

  4. Hai,saya juga menderita hipertiroid. Boleh minta alamat email untuk share terapi apa aja yg udh dijalankan? Saya udah dr tahun 2006😥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: